Tips Hamil

Tampilkan postingan dengan label Ada Koleksi Boneka Porno di Museum Kesehatan Surabaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ada Koleksi Boneka Porno di Museum Kesehatan Surabaya. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Juni 2014

Sejuta Keindahan Berwisata Pantai Di Kota Tuban

Tuban adalah kota yang berada tepat di tepi Pantai Utara - Laut Jawa. Karena letak gerografisnya itu, pada jalur utara kota ini membentang kawasan pantai yang sangat luas. 


Berkunjung ke kota ini tentu akan menjadi hal yang mengesankan bagi mereka yang suka dengan wisata pantai karena ada banyak destinasi wisata yang menarik . 


Lokasi destinasi wisata pantai itu juga mudah dijangkau karena lokasinya yang tak jauh dari pusat kota . Bagi yang tak menggunakan kendaraan pribadi, ada banyak pilihan aneka akses transportasi umum untuk menuju ke sana.


Tiket masuknya juga cukup murah dan bahkan ada yang tidak dikenai tiket masuk. Walau air lautnya tampak keruh karena pasir dan lumpur, tetapi dengan semilirnya hembusan angin dan ombaknya yang tenang, menjadi pesona keindahan pantai-pantai itu. 


 
 
Begitu pula dengan keindahan panoramanya dengan aktifitas nelayan dan perahu-perahunya yang menawan.


Berikut ini adalah pilihan destinasi wisata pantai di Kota Tuban :

1. Pantai Boom Tuban 


Wisata ini berada di pusat kota Tuban dan berjarak sekitar 200 meter di sebelah utara Alun-alun Tuban. Tiket masuknya Rp 1.500 per pengunjung. Selain deretan pohon cemara, di pantai ini terdapat daratan yang memanjang ke laut sepanjang sekitar 800 meter. 


Beberapa bangunan gazebo menjadi tempat beristirahat dan menikmati pemandangan indah di sana. Ada juga sumber air tawar yang unik karena berada di tepi pantai. 

2. Pantai Gerdu Laut



Pantai Gerdu Laut berada sekitar 1 km ke arah barat dari alun-alun Kota Tuban dan tak jauh dari Kelenteng Kwan Sing Bio - Tuban. Wisata pantai ini tidak adaa tiket masuknya. Waktu yang tepat berkunjung ke pantai ini adalah pagi dan sore hari dengan panorama fajar dan senjanya yang indah.

3. Pantai Kelapa - Panyuran


Wisata Pantai Kelapa berada di daerah Panyuran, yang berjarak sekitar 1,5 km arah timur dari pusat kota Tuban. Wisata yang berada dekat perkampungan ini juga tidak ada tiket masuknya. Sesuai dengan namanya, di wisata ini banyak terdapat deretan pohon kelapa. Banyak pengunjung yang berkemah di wisata ini.

4. Wisata Pantai Tasikharjo


Pantai Tasikharjo tak kalah indahnya. Wisata ini berjarak sekitar 5 km arah barat dari pusat kota Tuban. Tak ada tiket masuk bagi pengunjung. Selain keindahan panoramanya, di sana pengunjung bisa menikmati keindahan deretan pohon cemara.





Keripik Gayam Yang Nikmat di Tuban

Agung - 0857 3396 5278 - 0823 3388 7121
        



www.jelajah-nesia.blogspot.com

Senin, 09 Juni 2014

Eksotisme Tenun Gedog Di Museum Kambang Putih, Tuban


Indonesia kaya akan ragam kain tenun dan batik dengan aneka motifnya yang menawan. Salah satunya adalah tenun  dan batik Gedog yang merupakan kerajinan tradisional yang khas di daerah Tuban - Jawa Timur.


Kain tenun dan batik Gedog ini memiliki motif  klasik dan warna yang khas. Warna itu dihasilkan dari penggunaan pewarna alami seperti kulit pohon, akar tanaman, getah dan sebagainya.

Yang menarik, nama Gedog itu disematkan pada kain jenis ini karena selama proses penenunannya, alat yang digunakan senantiasa berbunyi Dog...Dog..Dog secara berulang-ulang. Begitu pula dengan para perajinnya yang hanya bisa dijumpai di daerah pedesaan di Kecamatan Kerek yang berjarak sekitar 30 km ke arah barat dari pusat Kota Tuban.


Saat ini sudah semakin jarang perajin yang membuat tenun dan Batik Gedog secara klasik karena proses pembuatannya yang cukup lama dan rumit. Untuk selembar kain tenun dan batik gedog itu bisa selesai dikerjakan selama berbulan-bulan. Itupun dengan catatan mereka tidak terganggu dengan saat bertanam atau panen di ladang atau sawahnya. 


 

Berkaitan dengan tenun dan Batik Gedog ini kita bisa menyimak koleksi museum tentang peralatan yang digunakan untuk menenun dan membatik Gedog lengkap dengan contoh kain-kain bermotif Gedog secara klasik.  


Koleksi yang ditata dalam vitrin ( Etalase kaca )  itu ditampilkan di Museum Kambang Putih yang berlokasi di pusat kota Tuban. Peralatan itu diantaranya adalah benang lawe yang terbuat dari serat kapas, canting, malam, tungku, kain tenunan polos, kain batik polos dan kain batik yang sudah diwarnai.


Karena begitu lamanya proses pembuatan kain tenun batik Gedog itu dan langkanya para perajin yang membuatnya, tak heran jika harga selembar kain tenun Gedog dengan motif klasik bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah.





Keripik Gayam Yang Nikmat di Tuban

Agung - 0857 3396 5278 - 0823 3388 7121
        



www.jelajah-nesia.blogspot.com

Pesona Sejuta Misteri Di Candi Brahu, Trowulan

Candi yang aneh dan misterius, begitulah ungkapan yang tepat diberikan pada Candi Brahu. Candi ini merupakan salah satu situs jejak Kerajaan Majapahit. Lokasinya berada diDukuh Jambu Mete Desa Bejijong  yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari jalan raya Trowulan - Jombang.



Ada sejuta misteri dan tanda tanya saat berkunjung ke candi Brahu. Dari kejauhan tampak bangunan yang berwarna merah bata berdiri menjulang dengan kokohnya. Sepintas bentuknya seperti candi Jabung yang berada di Probolinggo.



Tetapi ternyata ada banyak perbedaan pada candi Brahu. Di bagian tengahnya terdapat sebuah lubang yang berbentuk kotak. Sedangkan di bagian atasnya pada beberapa sisinya terdapat semacam panel yang sudah tidak jelas lagi bentuknya. Biasanya pada panel itu terdapat ornamen berupa relief  Kala.



Di bagian bawah lubang itu ada tangga yang menghubungkannya tetapi terpasang papan bertuliskan larangan untuk menaiki tangga itu. Yang menarik, di bagian atas tangga itu  terdapat sesajian berupa dupa, aneka bunga dan makanan yang dibungkus dengan daun pisang .

 

Sesajian itu merupakan aktifitas rutin warga setempat yang ada keyakinannya berkaitan dengan Candi Brahu. Tak jauh dari Candi Brahu pada lapangannya yang berrumput juga terdapat sebuah sumur kuno dengan terdapat patung di sampingnya. Di dekatnya juga terdapat sesajian yang serupa.



Candi Brahu berukuran panjang sekitar 22,5 m, lebar 18 m, dan tinggi  20 meter. Terbuat dari batu bata merah dengan menghadap ke arah barat.Candi dibangun dengan gaya dan aliran Budhisme yang diperkirakan dibangun pada abad ke-15. Ada yang berpendapat Candi Brahu dibangun sebagai tempat pembakaran jenazah ( krematorium ) para raja. 


Tetapi pendapat itu dinilai kurang kuat karena tidak ditemukannya jejak-jejak abu jenazah pada bilik Candi saat dilakukan pemugaran candi ini pada tahun 1990 hingga 1995 yang hingga kini masih menjadi  jejak misteri di Candi Brahu.


Tetapi pendapat itu dinilai kurang kuat karena tidak ditemukannya jejak-jejak abu jenazah pada bilik Candi saat dilakukan pemugaran candi ini pada tahun 1990 hingga 1995 yang hingga kini masih menjadi  jejak misteri di Candi Brahu.




Keripik Gayam Yang Nikmat di Tuban

Agung - 0857 3396 5278 - 0823 3388 7121
        



www.jelajah-nesia.blogspot.com


Kamis, 21 November 2013

Ada Koleksi Boneka Porno di Museum Kesehatan - Surabaya

Boneka itu tampak aneh dan tak biasa. Dengan riasan wajah yang seronok dan sensual, boneka dengan rambut pirang yang dikepang itu memiliki mulut yang selalu terbuka dan menganga. 


Tak hanya itu saja, pada bagian payudaranya juga terbuka.   Tak pelak, siapapun yang melihat boneka itu pasti menganggapnya sebagai boneka yang porno atau mesum.



Boneka porno itu merupakan salah satu  koleksi Museum Kesehatan Dr. Adhyatma, MPH yang berada di Jalan Indrapura - Surabaya.

 Sesuai dengan bentuk dan wujudnya, boneka yang terbuat dari karet dan plastik itu memang tak jauh dari kesan porno karena digunakan sebagai sarana penyaluran  nafsu syahwat pria yang sendirian. 
 


Entah sendiri karena masih single, diitinggal istri atau pasangan atau karena alasan lainnya.

Boneka itu sendiri sebenarnya memiliki ukuran dan bentuk seperti postur gadis remaja aslinya bila dalam  keadaan ditiup dengan udara secara sempurna.  



 
Tetapi karena keterbatasan etalase kaca sebagai tempat memajangnya,  boneka itu dikempeskan dan dilipat. Karena berhubungan dengan dunia sex itulah,boneka seperti itu juga lazim disebut dengan Boneka Sex ( Sex Toys ).


Tak hanya itu saja, pada etalase bagian atas juga terdapat pajangan aneka bentuk penis tiruan yang dibuat daribahan plastik, silikon dan ukuran. Penis tiruan itu biasanya digunakan untuk penyalur nafsu sex kaum wanita yang sedang sendirian dan kesepian.

Selain itu juga terdapat sebungkus plastik yang berisi beberapa helai rambut ekor kuda.Potongan rambut ekor kuda itu biasanya digunakan oleh sang pria untuk merangsang wanita kekasih atau pasangannya. Ada juga jeli perangsang dan sekaligus juga pelicin, ring untuk menunda ejakulasi dan sebagainya.Sementara pada etalase bagian bawah terdapat pajangan koleksi alat sex untukmemperbesar penis.


Keberadaan boneka porno dan alat sex itu di satu sisi memang memberi tambahan wacana dan informasi bagi pengunjung museum.  Seiring dengan fungsi museum ini sebagai media informasi,penelitian dan pendidikan.


Tetapi di sisi lainnya, membuat risih bagi sebagian pengunjungnya mengingat museum ini dikunjungi oelh berragam usia.Karena itu, sejak beberapa waktu yang lalu, etalase yang berisi boneka porno dan alat sex itu pun diselubungi dengan kain. Untung melihatnya harus dengan mengangkat dan membuka selubung kain itu.

Sebuah sisi menarik dari Museum Kesehatan Dr. Adhyatma dengan berbagai koleksinya yang menarik. Museum ini juga dikenal dengan nama Museum Santet.